Archive for May 19th, 2008

h1

Picture Funtastic4

May 19, 2008

h1

Persiapan Timnas VS bayern Muenchen

May 19, 2008


MAMAN ABDURACHMAN SIAP GABUNG TIMNAS ; Bendol Mulai Fokus Hadapi Bayern Muenchen
12/05/2008 08:09:11 JAKARTA (KR) – Pelatih tim nasional Indonesia, Benny Dollo, yang akrab dipanggil Bendol, kini mulai fokus pada persiapan uji coba lawan Bayern Muenchen di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (21/5) mendatang. Ponaryo Astaman dkk sudah tak digenjot lagi dalam latihan fisik berat, namun Bendol memberikan latihan teknis dan taktik dengan intensitas pergerakan cepat pada pemain. “Latihan sudah diarahkan pada uji coba lawan Bayern. Tim asal Jerman itu memiliki pemain yang posturnya tinggi-tinggi, karena itu dalam latihan kita tekankan jangan sampai lawan bisa melepas bola silang dari sayap dengan leluasa, karena bisa bahaya untuk pertahanan,” jelas Bendol. Lebih lanjut Bendol berharap, para pemain mampu bermain taktis dan cepat dalam bertahan maupun menyerang. Mereka diinstruksikan tak terlalu berlama-lama memegang bola. Selain itu, mereka juga dituntut selalu berkonsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Jika tidak, mereka akan banyak melakukan kesalahan dalam penempatan posisi maupun saat melepas umpan. “Masalah seringnya pemain salah dalam melepaskan umpan, masih dimaklumi untuk saat ini. Karena keletihan masih melanda pemain setelah sebelumnya digenjot latihan fisik berat. Saya harap semua pemain sudah mencapai peak performance pada Rabu 21 nanti,” papar Bendol. Sementara itu bek Persib Bandung, Maman Abdurachman, mengaku siap gabung dengan Timnas Indonesia. “Saya siap bersaing, meski bergabung belakangan nggak masalah,” ujar Maman yang mendapat kepastian pemanggilan dari Bendol, Kamis (8/5) lalu. Setelah tampil pada uji tanding lawan tim lokal Saint Prima Bandung di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat malam, Maman langsung berangkat menuju Jakarta untuk gabung dengan pemain Timnas lainnya. Selain Maman, empat pemain lain yang lebih dulu dipanggil adalah kapten tim Suwita Patha, Nova Aryanto, Eka Ramdani dan Hariono. Sedang dua pemain yang tengah mencari nafkah di Liga Super Malaysia, Budi Sudarsono dan Elie Aiboy, hingga kini belum juga bergabung dalam Pelatnas. Striker Budi membela klub Polis Di Raja Malaysia (PDRM), sementara Elie memperkuat klub Selangor FC. “Kami dua kali mengirim surat pada klub Elie dan Budi, tapi belum juga ada jawaban,” ungkap Wakil Ketua Badan Tim Nasional Indonesia (BTNI) Hamka B Kady di Jakarta. “Dua surat tersebut isinya sama, yaitu minta agar PDRM dan Selangor mengizinkan mereka untuk memperkuat timnas,” imbuh Hamka. Budi dan Elie tak memperkuat timnas saat mengalahkan Yaman 1-0 dalam pertandingan persahabatan di Bandung bulan lalu dan kini tim asuhan Bendol sedang mempersiapkan diri menghadapi Bayern Muenchen.
h1

Kronologi Kecelakaan Maut Sophan Sophian

May 19, 2008

JAKARTA,

Sophan Sophiaan

var so = new SWFObject(‘http://www.seleb.tv/video/flvplayer312.swf’,'mpl’,'298′,’225′,’8′);so.addParam(‘allowscriptaccess’,'always’);so.addParam(‘allowfullscreen’,'true’);so.addVariable(‘height’,'225′);so.addVariable(‘width’,'298′);so.addVariable(‘file’,'rtmp://202.146.4.16:443/def/’);so.addVariable(‘image’,'http://www.seleb.tv/images/stories/080517_j.jpg’);so.addVariable(‘id’,'080517_j’);so.write(‘player’);

- Politisi sekaligus aktor kawakan Sophan Sophiaan telah pergi untuk selama-lamanya. Sophan Sophiaan yang menjadi ketua event Jalur Merah Putih (JMP) 2008 yang diikuti 273 Harley Davidson mengembuskan napas terakhir akibat terjatuh dari Harley yang ditungganginya di kawasan hutan Widodaren di perbatasan Ngawi, Jawa Timur, dan Sragen, Jawa Tengah.

Road show motor gede (moge) keliling Pulau Jawa yang digagas Sophan dan teman-temannya berangkat dari Jakarta, 12 Mei lalu. Rutenya dimulai dari Jakarta, Rengasdengklok, Cirebon, Pekalongan, Semarang, Rembang, Tuban Surabaya, Kediri, Karanganyar, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Bandung, dan Bogor. Rombongan akan tiba di Jakarta pada 20 Mei, tepat saat bangsa ini merayakan 100 tahun hari Kebangkitan Nasional.

Rute Jakarta-Surabaya melalui jalur pantai utara Jawa sukses dilampaui. Dari Surabaya, touring JMP 2008 akan melewati jalur selatan. Jumat sore, peserta JMP 2008 tiba di Kediri dan menginap semalam di kota yang terkenal dengan gethuk pisangnya tersebut.

Sabtu, rombongan JMP 2008 berangkat meninggalkan Kediri pukul 07.00. Sophan Sophiaan mendapat nomor urut lima. Tak ada firasat dari teman maupun peserta touring lainnya. Rombongan tiba di kawasan hutan Widodaren pukul 09.49. Tiba-tiba, motor Sophan yang berada ditengah-tengah rombongan terjatuh. Sophan pun juga ikut terjatuh dengan posisi tertelungkup. “Saat jatuh posisinya tertelungkup. Tak terlihat adanya luka. Kakinya patah dan dari mulutnya keluar darah. Sepertinya luka dalam,” ujar peserta JMP 2008 yang saat itu berada di mobil pengawal.

Menurut Tri Erika, mobilnya berada di belakang Sophan. Namun, meskipun terhalang beberapa motor lainnya, Tri Erika bisa melihat jelas saat Sophan terjatuh. “Tidak benar kalau ada tabrakan beruntun tiga motor. Pak Sophan jatuh sendiri karena ada lubang sebesar roda motor Harley,” tegas Tri.

Istri Sophan, Widyawati, yang ikut dalam touring tersebut ketika peristiwa ini terjadi ada di mobil pengawal. “Mobil saya beda tempat dengan Ibu Widyawati. Jadi beliau tidak apa-apa,” ujar Tri.

Sophan yang tak sadarkan diri langsung dibawa ke RSUD Sragen. Namun, di perjalanan, Sophan menghembuskan napas sekitar pukul 10.00. Sejumlah peserta konvoi hadir di RS tersebut, antara lain mantan Kepala Polri Rusmanhadi, aktor George Rudi, serta putra mantan Dirut Garuda Peter Watimena. Setelah dibersihkan, jenazah Sophan akan dipulangkan dari Bandara Adi Sumarmo, Solo, tepat pukul 14.00.

Rencananya, Sophan dan rombongan akan diterima Bupati Karanganyar Rina Iriani sekitar pukul 10.30. Namun, takdir berkata lain. Sophan lebih dulu diterima Allah SWT. Selamat jalan Sophan Sophiaan.

h1

Kecelakaan maut sophan sophian

May 19, 2008

Sophan Sophian Tewas Kecelakaan Di Ngawi

17 Mei 2008 | 14:58 WIB

Artis dekade 1970-an yang juga politikus, Sophan Sophian yang mengendarai motor gede (moge) mengalami kecelakaan tunggal yang fatal di Ngawi, Jatim, Sabtu (17/5), sehingga suami artis Widyawati ini meninggal dunia.

Kecelakaan yang terjadi di jalan raya Ngawi-Solo KM 18-19 tepatnya di Desa Planglor, Kecamatan Kedungalor, Kabupaten Ngawi ini terjadi sekitar pukul 09.15 WIB. “Kecelakaan tunggal ini akibat moge yang dikendarai Sophan mengalami ’slip’. Lebih jelasnya tunggu nanti, kami sedang melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),” kata Aiptu Panji S, Kapospol Lalin 90 Ngawi, saat kejadian itu, tim moge dari Jakarta yang merayakan “100 tahun Kebangkitan Nasional” dengan “touring” keliling Jawa melintasi jalur dari Kediri, Jatim menuju Solo, Jateng.

Ketika melintas jalur Ngawi-Solo, tepatnya di km18-19 itulah, tiba-tiba moge yang dikendarai Sophan “slip”. Tim “service” dari anggota moge itu langsung mengamankan moge naas tersebut. Sementara jenazah aktor kawakan itu, langsung di”larikan” ke RSUD Sragen, Jateng, untuk selanjutnya dibawa ke Jakarta dengan pesawat melalui bandara di Solo.


Luka Parah Di Bagian Dada

Aktor senior Sophan Sophiaan mengalami luka parah di bagian dada akibat kecelakaan saat mengendarai motor gede (moge) di perbatasan Sragen, Jawa Tengah dan Ngawi, Jawa Timur, Sabtu, yang menyebabkannya meninggal.

Dr.Imam Fadli, salah seorang dokter RSUD Sragen yang menangani korban, mengatakan, sejumlah tulang di bagian dada korban diketahui patah. Menurut dia, korban yang meninggal saat perjalanan dari lokasi kejadian menuju RS ini, juga mengalami sejumlah luka di bagian paha dan tangan.

Ia mengatakan, korban meninggal akibat kecelakaan tunggal saat mencoba menghindari sebuah lubang besar di Jalan Raya Ngawi-Sragen km 18-19. “Korban diperkirakan meninggal tidak lama setelah terjadi kecelakaan, saat perjalanan menuju RS,” katanya.

Korban bersama dengan sekitar 200 anggota pengendara Moge dengan tema “Jalur Kebangkitan”, berangkat dari Kediri dan sedang dalam perjalanan menuju Yogyakarta. Sementara itu, rencananya pada Sabtu siang, sekitar pukul 14.00 WIB, jenazah almarhum Sophan Sophiaan akan diterbangkan kembali ke Jakarta.

Disalatkan Di Masjid Sragen

Jenazah politikus yang juga artis Sophan Sophian, Sabtu siang langsung disalatkan di Mesjid Raya Al Falaq Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dan menurut rencana pukul 14.00 diterbangkan dari Bandara Adisumarmo Solo menuju Jakarta.

Wartawan ANTARA dari Solo melaporkan, Sophan meninggal dunia Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB setelah motor besar yang dikendarai dalam konvoi Jambore Merah Putih terjatuh di jalan Kedung Galar, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jatim ketika menuju ke Solo.

Motor yang dikendarai Sophan terjatuh akibat terperosok di jalan berlubang. Sophan sempat dilarikan ke RSUD Sragen namun meninggal dalam perjalanan. Konvoi motor besar itu berangkat dari Kediri melewati Ngawi, Karanganyar, dan menurut rencana akan berhenti di Yogyakarta.

Diterbangkan Ke Jakarta

Jenazah aktor senior Sophan Sophiaan yang meninggal akibat kecelakaan di Ngawi, Jawa Timur, akan diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Adi Sumarmo Solo, Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB. Kapolres Sragen, AKBP S. Handayani menuturkan, hingga saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di RSUD Sragen. “Rencananya, jenazah almarhum akan diterbangkan kembali ke Jakarta dengan pesawat pukul 14.00 WIB, dari Bandara Adi Sumarmo Solo,” katanya.

Sebelum diberangkatkan ke bandara, lanjut dia, jenazah korban akan disalatkan di Masjid Al Falaq Sragen, pada pukul 12.00 WIB.

Sementara itu, sejumlah kepala daerah, seperti Bupati Sragen, Untung Wiyono dan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, berada di RSUD Sragen, untuk mengetahui kondisi terkini almarhum.