Archive for May 21st, 2008

h1

Simbol2 2

May 21, 2008

h1

SIMBOL2

May 21, 2008

h1

Anjuran Eto’o

May 21, 2008

Eto,o berkata “Pakailah PUMA”

h1

Bayern Siap

May 21, 2008

Klub sepakbola Jerman FC Bayern Munich datang ke Indonesia, Senin, 19 Mei 2008, untuk melakukan pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia pada hari rabu, 21 Mei 2008, pukul 18.30. Sehari sebelumnya, FC Hollywood menggelar coaching clinic.

Mark Van Bommel, menjadi salah satu bintang Bayern yang ikut datang ke Indonesia. Total Bayern membawa 17 Orang pemain.

Kapten Bayern Oliver Kahn akan segera mengakhiri karir sepakbolanya setelah menjalani tur di tiga negara Asia.

h1

Duel Dua Kapten Untuk Inggris

May 21, 2008

Frank Lampard vs Cristiano Ronaldo atau Michael Essien kontra Owen Hargreaves hanya percikan kecil dari panasnya perseteruan Manchester United dan Chelsea. Duel lain yang tak kalah membara adalah antara dua kapten.

Di Luzhinki Stadium dinihari nanti John Terry dan Rio Ferdinand mungkin akan sangat jarang berduel satu lawan satu atau melakukan kontak fisik langsung. Namun itu bukan berarti tak ada apa-apa antar dua bek tangguh Inggris itu.

Tentu keduanya mengusung panji-panji klub masing-masing demi mendapat kejayaan di Eropa. Tapi ada persaingan yang lebih besar dari itu terkait eksistensi sebagai kapten di timnas Inggris.

Setelah eranya Steve McClaren, masa depan Terry sebagai kapten The Three Lions mendadak suram karena Fabio Capello berniat mencari pemimpin baru di atas lapangan. Dan salah nama yang muncul menjadi kandidat kuat adalah Ferdinand. Skipper nomor tiga “Setan Merah” itu — setelah Gary Neville dan Ryan Giggs — malah sempat menyandang ban kapten saat menjalani friendly game dengan Prancis.

“Saya kecewa dengan apa yang sudah terjadi. Saya ingin ban kapten dan posisi saya di timnas Inggris kembali. Mungkin penampilan di final bisa membantu mendapatkan hal itu kembali,” ungkap Terry di TheSun.

Meski begitu Terry tetap mengakui kalau Ferdinand memang tampil sangat baik sepanjang musim ini. Kepercayaan dari Don Fabio pun dinilainya pantas didapat, meski dia sendiri masih bertekad merebutnya.

“Tapi Rio berada di kelas yang berbeda tahun ini dan terutama setelah menjadi kapten saat menghadapi Prancis. Kita melihat seorang pemain kelas dunia dalam puncak penampilannya. Sebagai seorang pemain bertahan saya katakan kalau dia sungguh memesona. Tapi saya ingin membuktikan kalau saya adalah orang yang tepat untuk timnas Inggris,” lanjut Terry.

Soal penampilan di atas lapangan mengawal daerah pertahanannya masing-masing, Terry dan Ferdinand bisa dibilang sama tangguh. Yang mungkin harus disadari Terry adalah tindak-tanduknya di atas lapangan yang kadang dianggap tak mampu memerankan dengan baik tugas sebagai kapten.

Padahal di saat bersamaan Ferdinand justru menunjukkan wibawa dan figur kepemimpinan yang membuatnya mendapat banyak apresiasi positif, dan kontrak berdurasi lima tahun yang baru ditandatanganinya pekan lalu.

“Saya tahu saat meneken kontrak tahun 2005 lalu saya harus mengubah pandangan orang terhadap saya. Saya pikir saya telah berhasil melakukanya,” ungkap Ferdinand mengenang sanksi larangan bertanding selama delapan bulan akibat mangkir dari sesi tes doping.

h1

Chelsea Akan Tambah Gelar?

May 21, 2008

Semenjak manusia mengenal konsep waktu, mereka suka sekali membagi-bagi perjalanan kehidupan mereka dalam kategori waktu ini.

Misal, kita mengenal sebutan sesudah masehi dan sebelum masehi, yang sebetulnya berawal dari kesepakatan bersama akan titik perhitungan tahun sesudah kelahiran Yesus Kristus.

Kesepakatan itu diambil karena peristiwa itu dianggap satu terminal keadaan yang membedakan satu titik dengan titik sesudahnya. Karena dianggap penting, karena dianggap bisa menjadi pertanda, karena bisa ditengok untuk menjadi referensi kehidupan.

Titik terminal waktu itulah yang kemudian kita kenal dengan nama sejarah.

Bagi Chelsea, final Liga Champions adalah titik itu. Saat di mana periode kehidupan mereka akan terumuskan, apakah bergerak dari titik sebelum ke sesudah.

Iming-iming kekekalan jelas terpancang di depan mata. Kalau menang maka seluruh anggota tim dari manajer, pemain, hingga seluruh staf akan bisa mengatakan mereka menjadi bagian dari Chelsea yang pertama kali menorehkan sejarah dengan merebut tropi Liga Champions.

Bukan sekadar itu, mereka akan menjadi bagian dari klub pertama London yang bisa memenangkan kompetisi Eropa itu. Masih ditambah lagi, akan menjadi klub pertama Inggris yang mengalahkan sesama tim Inggris di final Liga Champions.

Pertaruhan sungguh begitu besar bagi Chelsea ini. Persoalannya adalah apakah dorongan untuk menciptakan sejarah itu menjadi beban yang terlalu sarat?

Dua skenario seperti sudah terpampang didepan mata. Kalau menang, kalimatnya kemungkinan menyebut kesempatan untuk menorehkan sejarah terlalu berharga untuk dilewati, sehingga telah menjadi motivasi yang tiada tara untuk meraihnya.

Kalau kalah, kalimatnya kemungkinan adalah tekanan untuk menorehkan sejarah menjadi beban yang tak tertanggungkan.

Walau dalam konteks yang lebih besar apapun hasilnya nanti, akan tetap masuk dalam catatan sejarah persepakbolaan Eropa. Setidaknya catatan statistik bahwa di tahun 2008 final Liga Champions terjadi antara Chelsea melawan Manchester United.

h1

Sepatu Baru CR7 & Drogba Untuk Final

May 21, 2008

Dua pemain paling subur di final Liga Champions, Didier Drogba dan Cristiano Ronaldo akan tampil beda dari rekan-rekannya. Keduanya akan memakai sepatu berbahan serat karbon pertama di dunia.

Sepatu baru yang akan diguanakan dua seteru itu tak ada kaitannya langsung dengan final Liga Champions. Drogba dan CR7 mendapat sepatu yang disebut-sebut berteknologi tinggi itu dari sponsor mereka, Nike.

“Mercurial SL” (Super Lights) demikian Nike memberi melabeli produk yang hampir seluruh bagiannya terbuat dari serat karbon itu. Sesuai namanya “Super Lights” alias super ringan, sepatu tersebut diklaim sebagai yang paling ringan yang pernah diproduksi dengan bobot hanya 180 gram.

Kalau cuma Ronaldo dan Drogba yang dapat kesempatan merasakan sepatu khusus tersebut, itu mungkin karena keduanya sempat membintangi video promosi versi terdahulu dari sepatu tersebut.

“Kecepatan dan akselerasi sangat penting dalam permainan saya, satu detik bisa sangat menentukan kemenangan atau kekalahan yang didapat di final Liga Champions. Sepatu Mercurial SL ini didesain untuk memberikan level kecepatan yang lebih tinggi,” ungkap Ronaldo seperti dineritakan Dailymail.

Oleh Nike, sepatu yang baru akan dirilis pada 16 Juli mendatang akan dihargai 249,99 pounsterling (sekitar Rp 4,5 juta).

“Mercurial SL yang baru ini memberikan definisi lain terhadap makna sepatu bola – saya tak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya dan saya sangat antusias menjadi salah satu pemain yang memakai sepatu ini di final Liga Champions,” timpal Drogba.

h1

Cedera Engkel, Cole Cuma Jadi Penonton di Final

May 21, 2008

Akibat mengalami cedera engkel dalam sebuah sesi latihan, bek Chelsea, Ashley Cole, terancam tidak dimainkan pada laga final Liga Champions, Rabu (21/2/2008).

Kejadian tersebut berlangsung dalam sesi latihan The Blues yang berlangsung di Stadion Luzhniki beberapa saat lalu. Cole yang mencoba melakukan sebuah tekel kepada Claude Makelele ketika tengah berlatih one touch football malah tertimpa musibah.

Engkel kaki kanannya cedera dan ia sempat tergeletak beberapa saat di lapangan sebelum staff medis Chelsea menghampirinya. Kaki kanannya langsung dibebat dan ia pun meninggalkan lapangan untuk beberapa saat.

Bek kiri timnas Inggris itu memang kembali masuk ke lapangan untuk melanjutkan sesi latihan. Namun, ia terlihat tidak mampu bergerak bebas seperti sebelumnya dan terpaksa menyudahi sesi latihan tersebut lebih cepat dari rekan-rekannya.

Akibatnya peluang Cole untuk memperkuat Chelsea pada final Liga Champions pun sedikit terancam. Hingga kini belum ada kabar lebih lanjut mengenai cedera yang dialami oleh suami Cherryl Tweedy itu. Demikian seperti diberitakan Reuters.

h1

Selamat Jalan Bang Ali

May 21, 2008

Beliau juga pernah menduduki kursi ketua PSSI pada era 81 sampai era 91. Dan Beliau cukup berhasil membawa nama bangsa bersinar di kancah internasional dalam bidang sepak boal tersebut.

Dalam suasana memperingati Seabad Kebangkitan Nasional bangsa Indonesia kehilangan salah seorang putra terbaik, mantan Gubernur DKI Jakarta Letjen (Purn) Ali Sadikin wafat di Singapura, Selasa sekitar pukul 18:30 waktu setempat.

“Bapak wafat di Rumah Sakit Glen Eagles setelah lima minggu dirawat,” kata Mia, sekretaris Ali Sadikin saat dihubungi pertelefon.

Sambil menangis terisak-isak, Mia mengaku belum tahu kapan jenazah akan dibawa kembali ke Tanah Air tetapi akan diusahakan secepatnya.

LKBN Antara beberapa pekan lalu juga memberitakan saat Bang Ali, sapaan akrab Ali Sadikin, menjalani pemeriksaan menyeluruh (check up) di rumah sakit di Jakarta.

Selain faktor usia, Bang Ali mengidap gangguan jantung dan organ lain.

Kematian Bang Ali mengejutkan juniornya, mantan orang nomor satu di Jakarta Sutiyoso.

Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Letjen (Purn) Sutiyoso mengaku merasa sangat kehilangan atas wafatnya Gubernur DKI Jakarta masa bhakti 1966-1977 Ali Sadikin.

“Beliau menjadi penasihat saya selama saya menjadi Gubernur,” kata Sutiyoso ketika dihubungi pertelefon di Jakarta, Selasa, mengenang Ali Sadikin.

Sutiyoso mengatakan bahwa dirinya kerap dinilai banyak orang sebagai “Ali Sadikin II” karena gaya kepemimpinan keduanya mirip.

“Beliau sangat konsisten, menjalankan keputusan sesuai kebenaran yang diyakini,” katanya.

Sutiyoso mengatakan Ali Sadikin sangat berhasil membawa kemajuan pembangunan Ibu Kota Negara.

Meskipun demikian Sutiyoso mengoreksi sejumlah hasil pembangunan yang ditinggal Ali Sadikin seperti mengganti lokalisasi Kramat Tunggak menjadi Islamic Center, memagari Taman Monas, mengganti Stadion Menteng menjadi taman.

“Semua saya bicarakan dan laporkan kepada Bang Ali. Dia mendukung penuh,” katanya.

Petisi 50

Bang Ali lahir di Sumedang, Jawa Barat 7 Juli 1927.

Ia menjadi Gubernur DKI Jakarta ke-7 menggantikan Soemarmo setelah ditunjuk oleh Presiden Soekarno saat itu.

Bang Ali kemudian diganti oleh Tjokropranolo pada era Presiden Soeharto.

Bila Bang Ali menjadi gubernur dalam dua orde yakni Orde Lama dan Orde Baru, demikian pula dengan Sutiyoso mengalami dua orde yakni Orde Baru dan Orde Reformasi. Mereka sama-sama menjadi gubernur selama 10 tahun.

Selama menjabat Gubernur, Bang Ali sangat berjasa membangun Ibukota Negara seperti Taman Ismail Marzuki, Kebun Binatang Ragunan, Proyek Senen, Taman Impian Jaya Ancol, dan sebagainya.

Ia dikenal sebagai pemimpin yang tegas, jujur, bersih, dan sederhana.

Bang Ali juga pernah menjabat Deputi Kepala Staf TNI-AL dan Menteri Perhubungan Laut.

Bang Ali bersama 49 mantan petinggi TNI dan tokoh nasional mengeluarkan Petisi 50 pada 5 Mei 1980 yang mengritisi Presiden saat itu Soeharto.

Selain Bang Ali, tokoh yang terlibat dan menandatangani Petisi itu antara lain mantan Ketua MPRS Jenderal (Purn) AH Nasution, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng, mantan Perdana Menteri M Natsir dan Burhanuddin Harahap.

Selain itu ada juga wanita pejuang SK Trimurti dan sejumlah aktivis seperti AM Fatwa, Judilherry Justam, Chris Siner Key Timu, Anwar Harjono, Alex Jusuf Malik.

Petisi itu diberi judul “Pernyataan Kepedulian” berisi kritik kepada Soeharto yang menggunakan Pancasila sebagai alat politiknya dan alat penekan lawan-lawannya.

Petisi itu dikeluarkan untuk menanggapi pidato Soeharto dalam pertemuan petinggi TNI (saat itu ABRI) di Pekanbaru pada 27 Maret 1980 dan pidato Soeharto pada HUT Kopasandha (saat ini Kopassus) di Cijantung, Jakarta pada 16 April 1980.

Petisi itu disampaikan oleh Dr Azis Saleh ke pimpinan DPR dan pada 3 Juli 1980 sebanyak 19 anggota DPR menyurati Presiden untuk minta tanggapan.

Soeharto pada 1 Agustus 1980 menyurati Ketua DPR Daryatmo tentang tanggapannya atas Petisi 50 itu.

Alhasil mereka yang terlibat dalam Petisi 50 menjadi musuh politik Soeharto. Mereka mendapat berbagai tekanan dan perlakuan tak adil.

Bang Ali dikenal pula sebagai salah seorang pendekar hukum karena mendirikan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang memberi perlindungan hukum untuk rakyat kecil.

Bang Ali menjadi simbol perlawanan dan perjuangan menegakkan kebenaran.

Sosoknya amat dibutuhkan saat bangsa ini berusaha keras bangkit dari keterpurukan namun Bang Ali telah pergi.